新闻是有分量的

Pasangan kekasih turis asing dinyatakan bersalah membunuh polisi Bali

2017年3月13日下午8:18发布
更新于2017年3月13日下午9点01分

BERSALAH。 Pasangan kekasih David Taylor(kiri)dan Sara Connor(kanan)dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Negeri Denpasar pada sidang vonis yang digelar Senin,13 Maret。 Foto oleh Iwan Setiadharma / Rappler

BERSALAH。 Pasangan kekasih David Taylor(kiri)dan Sara Connor(kanan)dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Negeri Denpasar pada sidang vonis yang digelar Senin,13 Maret。 Foto oleh Iwan Setiadharma / Rappler

DENPASAR,印度尼西亚 - Pasangan kekasih David James Taylor(asal Inggris)dan Sara Connor(asal Australia)dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Negeri Denpasar dalam sidang vonis yang digelar pada Senin,13 Maret。 Majelis Hakim menjatuhkan vonis berbeda bagi pasangan tersebut。

Majelis hakim Yanto menjatuhkan hukuman penjara 6 tahun bagi Taylor。 Sedangkan,Connor dijatuhi hukuman 4 tahun penjara oleh Majelis Hakim I Made Pasek。

Keduanya dinyatakan bersalah sesuai tindak pidana dalam pasal 170 ayat(2)ke-3 KUHP。 Akibat perbuatan mereka,nyawa anggota unit lalu lintas Polsek Kuta Ajun Inspektur Polisi Dua,Wayan Sudarsa melayang。

Keduanya merespons dengan cara berbeda terkait vonis yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim。 Taylor memilih menerima vonis tersebut,karena hukuman yang diberikan dianggap lebih ringan dari tuntuan jaksa sebelumnya yakni 8 tahun。 Sementara,Connor tidak bisa menerima vonis tersebut。 Dia tetap ngotot dirinya tidak bersalah dalam kasus perkelahian yang menyebabkan Sudarsa tewas pada akhir tahun 2016。

Kuasa hukum Taylor,Haposan Sihombing mengatakan kliennya tidak akan mengajukan banding atas putusan PN Denpasar。

“Permohonan keringanan sudah dikabulkan oleh Majelis Hakim。 Menurut saya,itu sudah ringan karena ini masalah perkelahian yang mengakibatkan nyawa orang hilang,“kata Haposan ketika ditemui media usai sesi persidangan。

Taylor malah merasa bersyukur karena hukuman yang dijatuhkan berkurang dua tahun dari yang semula dituntut 8 tahun menjadi 6 tahun penjara。

“Klien kami siap bertanggung jawab menjalani masa hukuman penjara。 Sekarang,dikurangi 2 tahun dia(Taylor)menerima,“katanya。

Sidang vonis tersebut turut dihadiri oleh kedua orang tua Taylor yakni sang ayah,John Taylor dan ibu,Jane Taylor。 Di hadapan media,John mengungkapkan rasa terima kasih kepada pejabat Konsulat Inggris di Denpasar dan tim kuasa hukum。

“Terima kasih sudah mendampingi dan mendukung keluarga kami。 Atas hak-hak anak kami dari awal untuk melalui saat-saat yang sulit,“kata John。

Dia juga menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya terhadap keluarga Sudarsa。 Dia merasa prihatin terhadap istri dan anak personel polisi tersebut。

“Kami menyatakan bela sungkawa sedalam-dalamnya。 Mengingat pada malam bulan Agustus itu kejadian yang tidak menyenangkan di pantai,“tutur dia。

Tidak terima vonis

Lain halnya dengan Sara Connor。 Saat hakim membacakan putusan,Connor terlihat menggeleng-gelengkan kepalanya。 Dia bahkan enggan berbicara dengan tim kuasa hukum ketika Hakim I Made Pasek memberikan kesempatan untuk menyampaikan pernyataan usai vonis dibacakan。

Connor memilih tetap duduk di bangku pesakitan。 Sementara,begitu sidang dinyatakan selesai,dia memilih langsung keluar dari ruang sidang tanpa menghampiri kuasa hukumnya。

Menurut kuasa hukum Connor,Erwin Siregar wajar jika kliennya langsung meninggalkan ruang sidang tanpa berbicara dengan tim pengacara。 Pasalnya,Connor menganggap dirinya tidak bersalah。

Vonis yang dijatuhkan bagi kliennya pun,kata Erwin juga tidak tepat。

“Mungkin kelihatan ringan。 Tapi,saya sendiri enggak sepenapat ya。 Seharusnya(Sara Connor)dibebaskan。 Kasus ini,kalau jujur hanya bisa dilanggar dengan pasal 221 KUHP(ancaman 7 bulan),yakni menghilangkan atau merusak barang bukti,“kata dia。

Lalu,apakah tim kuasa hukum akan mengajukan banding? Erwin menjelaskan hal tersebut tergantung Respons Connor。

“Yang jelas jika nanti saya bertemu Sara,saya akan sarankan untuk mengajukan banding,”kata dia。

Wayan Sudarsa tewas pada Rabu,17 Agustus 2016 di Pantai Kuta,tepatnya di seberang depan Hotel Pullman。 Polisi kemudian menetapkan pasangan kekasih Taylor dan Connor sebagai tersangka pada Sabtu,20 Agustus 2016 atas kasus pembunuhan tersebut。 - Rappler.com