新闻是有分量的

Hadiah dari Raja Salman untuk Polri,dari pedang emas hingga naik haji

2017年3月6日下午7:41发布
更新时间2017年3月6日下午7:41

MOBIL GOLF。 Presiden Joko Widodo(kanan)dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud(kedua kanan)menaiki mobil golf usai bertemu dengan sejumlah pimpinan lembaga Islam dan tokoh-tokoh Islam Indonesia di Istana Merdeka,Kompleks Istana,Jakarta,Kamis,2 Maret。 Foto oleh Rosa Panggabean / ANTARA

MOBIL GOLF。 Presiden Joko Widodo(kanan)dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud(kedua kanan)menaiki mobil golf usai bertemu dengan sejumlah pimpinan lembaga Islam dan tokoh-tokoh Islam Indonesia di Istana Merdeka,Kompleks Istana,Jakarta,Kamis,2 Maret。 Foto oleh Rosa Panggabean / ANTARA

印度尼西亚雅加达 - Kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz ke Indonesia membawa berkah bagi Polri。 Sebab,institusi Bhayangkara itu diberi beragam cinderamata sebagai ucapan terima kasih pemimpin berusia 81 tahun itu。

Cinderamata yang diberikan mulai dari pedang berlapis emas hingga naik haji bagi anggota keluarga Detasemen Khusus 88 Anti Teror。 Pemberian pedang emas itu diberikan secara langsung oleh Duta Besar Kerajaan Arab Saudi,Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi dan diterima oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada Sabtu,4 Maret。

“Ya benar Pak Kapolri diberi penghargaan pedang emas。 Itu sebagai penghargaan dari kerja sama yang terjalin,“ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto yang dihubungi Senin,6 Maret。

Makna simbolis pedang emas itu,kata dia,menandakan keamanan dan pertahanan。 Diharapkan印度尼西亚dan阿拉伯沙特bisa saling menjaga keamanan dan pertahanan negara。

Tetani,pedang itu tidak akan disimpan di kediaman pribadi Tito melainkan akan dipajang di Museum Polri。

“Jadi,pedang ini buat Polri bukan Kapolri。 Nanti pedangnya akan disimpan di Museum Polri,“kata dia。

Selain itu,Polri juga akan menginformasikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi mengenai pemberian cinderamata itu,karena khawatir akan dianggap sebagai gratifikasi。 Namun,Polri berharap agar pedang itu tidak dipajang di memorabilia KPK,melainkan di Museum Polri。

Sementara,berkah kedua merupakan naik haji secara gratis bagi keluarga anggota Densus 88 Anti Teror Polri yang terluka hingga tewas saat bertugas。 Kepala Bagian Mitra Divisi Humas Polri,Kombes Awi Setiyono mengatakan hadiah itu sudah lama dibahas bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme(BNPT)Suhardi Alius,Densus 88 dan Raja Salman ketika berkunjung ke Saudi dua tahun lalu。

“Ada pembicaraan bahwa Beliau akan memberikan reward kepada anggota Densus yang telah gugur dan terluka saat melaksanakan tugas,”ujar Awi kepada media di Mabes Polri。

达里数据杨dimiliki Polri,anggota Densus 88杨terluka dan meninggal ketika menjalankan tugas sekitar 70 orang。 Jika anggota Densus 88 meninggal,maka hadiah diberikan kepada ahli waris yakni orang tua atau keluarga。

“Pihak Polri khususnya Densus 88 diberikan奖励,lima orang akan dinaikan haji setiap tahun,”tutur Awi。 - Rappler.com